SD MUMTAZ https://sdmumtaz.sch.id SD MUMTAZ SEPANJANG Fri, 17 Sep 2021 01:23:38 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.12 https://sdmumtaz.sch.id/wp-content/uploads/2020/10/cropped-WhatsApp-Image-2020-10-13-at-10.46.18-1-32x32.jpeg SD MUMTAZ https://sdmumtaz.sch.id 32 32 Pembelajaran Shalat Dhuha Hybrid di SD Mumtaz https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/16/sholat-dhuha-hybrid-di-sd-mumtaz/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/16/sholat-dhuha-hybrid-di-sd-mumtaz/#respond Thu, 16 Sep 2021 15:31:59 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=746 Pembelajaran Shalat Dhuha Hybrid di SD Mumtaz. Di tengah PTM terbatas, SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Sidoarjo, tetap menggiatkan penguatan pendidikan karakter. Salah satunya mengajak siswa dari kelas I-VI untuk belajar membiasakan shalat Dhuha pada hari Senin hingga Jumat. 

Daftar Isi

Mengikuti sistem pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang diadakan di SD Mumtaz secara hybrid—memadukan tatap muka secara langsung di kelas dengan kehadiran virtual siswa di rumah melalui Zoom—‘jamaah’ shalat Dhuha pun dilaksanakan secara demikian.

Seperti berlangsung Kamis (16/9/2021). Tampak sebagian siswa Kelas III F sedang membentuk shaf dengan barisan renggang di sela bangku-bangku yang berjarak. Anak lelaki berada di depan dan yang perempuan di belakang. Sementara itu di layar Zoom yang diperlihatkan melalui layar LCD terlihat beberapa siswa shalat di rumah masing-masing.    

Wakil Kepala Sekolah Bidang Al Islam SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz), Eli Mahmudah SAg MPd menjelaskan, kegiatan itu bagian dari upaya pembiasaan ibadah dan pembentukan karakter islami di SD Mumtaz.

“Sesuai dengan visi SD Mumtaz, yakni islami bertalenta berprestasi, maka kami ingin kebiasaan rajin beribadah juga diterapkan oleh seluruh warga SD Mumtaz meskipun di tengah PTM terbatas,” ujarnya. 

Dia menerangkan, SD Mumtaz berupaya mengajarkan bahwa menunaikan shalat lima waktu setiap hari adalah wajib hukumnya. “Namun, di samping shalat wajib ada berbagai shalat sunnah yang bisa ditunaikan untuk mencari ridha Allah yakni shalat Dhuha,” kata dia.

Jam Terbatas Tak Hilangkan Konten

Menurutnya, di tengah regulasi PTM terbatas—yang mewajibkan pengurangan jam pelajaran di samping pembatasan jumlah siswa yang masuk kelas maksimal 50 persen—SD Mumtaz pun melaksanakan hal itu. 

“Tapi konten materi harus tetap tersampaikan kepada semua siswa. Termasuk juga penanaman karakter dan nilai moral juga tak boleh kendor,” terangnya. 

Dan shlalat Dhuha berjamaah adalah salah satu pilihan yang dia anggap tepat. “Waktu yang paling memungkinkan untuk melakukan ibadah bersama-sama adalah ketika Dhuha,” ungkap Eli Mahmudah.

Dia menambahkan, sama dengan pola pembelajaran reguler, maka kegiatan berlatih shalat Dhuha berjamaah di SD Mumtaz juga dilakukan secara hybrid alias kombinasi antara tatap muka dengan virtual. 

Hukum Shalat Jamaah Virtual

Ada dua guru yang mengawal pelaksanaan pembelajaran shalat Dhuha secara hybrid ini. Pertama, wali kelas yang bertugas memandu dan membacakan bacaan shalat hingga doa setelah shalat Dhuha secara jahr (dengan suara keras). 

Tujuannya agar siswa yang berada di Zoom juga bisa mendengar dan mengikuti. “Sementara guru kedua memantau shalat siswa yang hadir di sekolah terutama pada gerakan shalat,” jelasnya.

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari wali murid. Ketua Ikatan Wali Murid SD Mumtaz Rifa Nurhayati SE, menyampaikan apresiasinya, “Kami sangat mendukung program ini,” ujarnya. 

Ketika daring di rumah, lanjutnya, kami juga turut mendampingi putra-putri kami agar ikut menjalankan shalat Dhuha bersama lewat Zoom. “Putra-putri kami sekarang menjadi semakin rajin shalat dan makin bertanggung jawab mengikuti pembelajaran sekolah dengan disiplin,” ungkapnya.

Dimintai tanggapannya soal kegiatan shalat Dhuha berjamaah seperti di atas, Dr Syamsudin MAg menyatakan, kalau sifatnya sebagai metodę pembelajaran ya tidak apa-apa. “Penggunaan metode hybrid jika untuk pemantauan atau kordinasi tidak masalah.

Tapi kalau soal hukum jamaahnya ya tidak sah. Jadi jangan disimpulkan kalau shalat berjamaah secara daring itu boleh atau sah,” kata Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur itu.

Dia menjelaskan, sama dengan fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid, tentang Jumatan virtual. “Diputuskan tidak sah karena tidak memenuhi syarat berjamaah. Yaitu bersambung secarar fisik serta jelas posisi antara imam yang di depan dan makmum yang di belakang,” terang dosan UIN Sunan Ampel Surabaya. (*)

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/16/sholat-dhuha-hybrid-di-sd-mumtaz/feed/ 0
Hybrid Learning SD MUMTAZ telah Berjalan https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/15/hybrid-learning-sd-mumtaz-telah-berjalan/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/15/hybrid-learning-sd-mumtaz-telah-berjalan/#respond Wed, 15 Sep 2021 08:28:02 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=740
Hybrid Learning SD MUMTAZ

Seiring dengan penurunan level PPKM Kabupaten Sidoarjo menjadi level 1, SD Mumtaz pun menggelar pembelajaran dengan model hybrid. Menurut Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman-Sidoarjo, Enik Chairul Umah, M,Si, M.Pd, “Solusi terbaik untuk pelaksanaan pembelajaran saat ini adalah model Hybrid Learning. Sejak diumumkannya Sidoarjo berstatus PPKM level 1 awal September ini, pembelajaran SD Mumtaz dilakukan secara hybrid dengan protokol kesehatan yang ketat. Hybrid learning SD Mumtaz ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan belajar murid yang bisa hadir ke sekolah atau yang memilih belajar secara online.”

Jika sebelumnya sekolah multitalent ini melakukan ikhtiar lewat model Flipped Learning dengan pemanfaatan learning management system (LMS) aplikasi MUMTAZ SMART. Kini sesuai dengan regulasi Dinas Pendidikan dan hasil survei wali murid, hybrid learning menjadi metode yang paling pas dilakukan. Sebelum pelaksanaan hybrid learning berbagai upaya telah dilakukan, seperti penandatangan MoU Pembelajaran Tatap Muka terbatas dengan Satgas Covid dan tenaga kesehatan setempat, pelaksanaan Tes Genose seluruh warga sekolah, pelaksanaan vaksin Covid-19 ke guru dan karyawan, serta screening kesehatan warga sekolah.

Enik menambahkan, “Pembelajaran di masa pandemi ini harus tetap mengutamakan keselamatan warga sekolah, khususnya para siswa. Tekhnis pembelajaran hybrid di SD MUMTAZ tetap mengikuti regulasi dari pemerintah, yakni 50% kehadiran. Dalam satu minggu 50% siswa dapat mengikuti PTM Terbatas 2 sampai 3 minggu. Di waktu yang sama, 50% lainnya mengikuti pembelajaran secara daring lewat zoom meeting. Bagi yang tidak bisa mengikuti PTM Terbatas maupun zoom meeting, kami memberikan solusi lewat aplikasi LMS kami yakni MUMTAZ SMART.”

Bagi guru-guru SD MUMTAZ, model pembelajaran hybrid ini menjadi sebuah tantangan baru. Karena para guru harus menghadapi siswa yang hadir di sekolah dan di layar zoom dalam waktu yang bersamaan. Menurut Devi Fatchurriyani, S.Pd, salah satu guru SD MUMTAZ, “Berbagai pelatihan pembelajaran hybrid sudah kita ikuti baik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun yang kita lakukan secara mandiri. Nah sekarang saatnya mengaplikasikannya. Banyak ilmu baru didapat baik bagi kami sebagai guru maupun siswanya. Alhamdulillah anak-anak nyaman dengan pembelajaran saat ini. Dalam satu minggu siswa yang memiliki nomor absen 1-14 daring hari Senin dan Rabu. Selasa, Kamis Jum’atnya PTM terbatas. Sebalikmya siswa yang memiliki nomor absen 15-28 PTM terbatas hari Senin dan Rabu, hari yang lainnya mereka daring. Untuk minggu berikutnya bergantian. Jadi mereka tetap mendapatkan hak belajar yang sama.”

Konsep hybrid learning atau penggabungan pembelajaran online dan tatap muka menjadi alternatif yang diajukan sebagai model ideal pembelajaran di tengah pandemi.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/15/hybrid-learning-sd-mumtaz-telah-berjalan/feed/ 0
Kunjungan Spesial ke Suara Surabaya https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/12/kunjungan-spesial-ke-suara-surabaya/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/12/kunjungan-spesial-ke-suara-surabaya/#respond Sun, 12 Sep 2021 16:04:53 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=732
Muhammad Nirwan Faiq, Fakhri Yassar Muzakki, Raisa Azka Fakhriyah, Aubrey Mutianeyza Azzahra berkunjung ke Stasiun Radio Suara Surabaya

Sabtu (11/9/2021), Empat siswa Talent Literasi SD MUMTAZ yang juga tergabung dalam Reporter Cilik Majalah A’Yun, yakni Raisa Azka Fakhriyah (5A), Aubrey Mutianeyza Azzahra (5A), Fakhri Yassar Muzakki (5B), dan Muhammad Nirwan Faiq (4E) mendapat kesempatan belajar banyak dari Radio Suara Surabaya.

4 Reporter Cilik SD MUMTAZ sedang mewawancarai Kak Nanda dan Kak Heri – Suara Surabaya

Awalnya kehadiran mereka untuk memberikan ucapan Selamat Hari Radio Nasional kepada Stasiun Radio yang banyak memberikan sumbangsing pada masyarakat luas terutama di Jawa Timur. Namun, mereka ternyata mendapat sambutan yang begitu hangat dari para kru Suara Surabaya. Empat siswa yang juga tergabung di kelas Talent Literasi ini diajak berkeliling oleh Kak Heri, Executive Marketing Suara Surabaya, di Hall Suara Surabaya Center di Jalan Bukit Darmo 22-24 Surabaya. Beruntung, ternyata para siswa SD MUMTAZ ini menjadi tamu pertama yang berkunjung sejak masa pandemi.

Penyiar senior Suara Surabaya, Isa Anshori dengan ramah menyapa Tim SD MUMTAZ live on air. Lewat reportasenya, Azka, Aubrey, Fakhri, dan Faiq pun mendapat banyak ilmu tentang broadcasting dari penyiar SS Ananda Maharani, atau yang akrab di sapa Kak Nanda. Siswa-siswi SD MUMTAZ ini begitu tertarik ketika Kak Nanda menceritakan banyak pengalaman serunya selama menjadi penyiar.

“Wah ternyata seru juga jadi penyiar itu. Saya makin pengen bisa menjadi penyiar nih,” Kata Aubrey kagum.

“Jika dahulu, radio menjadi sarana komunikasi utama yang sangat berperan penting dalam Kemerdekaan Indonesia. Kini, radio menjadi media yang juga sangat berguna bagi kehidupan masyarakat. Bukan hanya sebagai media komunikasi informasi atau sekedar media hiburan. Radio Suara Surabaya telah banyak berjasa memberikan edukasi dan pelayanan bagi masyarakat luas,” kata Kak Nanda pada reporter cilik SD MUMTAZ.

Aubrey dan Azka mengisi Podcast Suara Surabaya (PODSS)

Setelah berbincang-bincang dengan beberapa kru SS, reporter cilik SD MUMTAZ ini juga ikut mengisi Podcast Suara Surabaya atau akrab disebut PODSS. Dipandu oleh produser program SS Ayu Fitriana, mereka menyampaikan pesan dan kesannya selama berkunjung di Suara Surabaya. Keseruan Azka, Aubrey, Fakhri, dan Faiq bersama Radio Suara Surabaya juga akan ditayangkan pada Liputan Edukasi Majalah A’Yun Edisi 17 serta mini film Youtube Channel SD MUMTAZ SEPANJANG.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/09/12/kunjungan-spesial-ke-suara-surabaya/feed/ 0
SD Mumtaz Gelar Konser Gebyar Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriyah https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/21/sd-mumtaz-gelar-konser-gebyar-kemerdekaan-dan-tahun-baru-hijriyah/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/21/sd-mumtaz-gelar-konser-gebyar-kemerdekaan-dan-tahun-baru-hijriyah/#respond Sat, 21 Aug 2021 03:16:23 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=724
Konser Gebyar Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriyah SD MUMTAZ

Sabtu (21/8/21) SD Mumtaz menggelar konser gebyar kemerdekaan yang digabung dengan perayaan Tahun Baru Hijriyah secara live virtual. Konser yang berisi pagelaran seni musik modern dan tradisional, band, orchestra, dan karawitan ini ditayangkan dalam zoom, youtube, Instagram, dan facebook.

Bu Ariza dan Pak Hilal, MC pada Closing Event Blessing Project

Daftar Isi

  1. Kemenangan dalam Pandemi
  2. Mengangkat Budaya Bangsa
Penyerahan Piala para juara lomba Blessing Project yang diwakili oleh Bapak/Ibu Guru SD MUMTAZ

Kemenangan dalam Pandemi

Menurut Dedy Firdaus, ST, M.Pd koordinator acara konser, “Kami ingin menunjukkan bahwa meski pun pandemi, siswa-siswi SD Mumtaz masih tetap bisa berkarya. Sudah lama kami tidak melakukan pertunjukkan. Terutama sejak masa pandemi ini. Ada 31 kelas talent di SD Mumtaz, dan selama pandemi kami tetap belajar dan berlatih. Nah momen Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriyah ini menjadi kesempatan bagi kami menampilkan berbagai kreatifitas siswa dan guru SD Mumtaz.”

Lebih lanjut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Taman, Rahadian Arif Rahman, S.S, M.AP mengatakan dalam sambutannya, “Hari ini anak-anak bangsa khususnya siswa SD Mumtaz telah menunjukkan kemenangannya. Selain kemenangan atas 76 tahun kemerdekaan Republik Indonesia ini. Anak-anak yang masih tetap dapat berprestasi dan berkarya dalam masa pandemi adalah sebuah kemenangan.”

Konser gebyar kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriyah ini merupakan puncak acara dari berbagai ajang perlombaan yang digelar SD Mumtaz melalui Instagram. Di sela-sela pertunjukkan musik tradisional dan modern, dibacakan nama-nama pemenang lomba Nasyid, Senam Kreasi, Tartil, Da’I Cilik, Sambung Lagu, dan Cerdas Cermat Quizizz Kebangsaan.

Rahadian Arif Rahman, S.S, M.Pd, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Taman memberikan sambutannya dalam Konser Gebyar Kemerdekaan dan Tahun Baru Hijriyah

Mengangkat Budaya Bangsa

Para pemain alat musik tradisional SD Mumtaz

30 siswa pemain alat musik gamelan dan band berpadu menyanyikan berbagai lagu nasional dan daerah. Para peserta konser virtual tampak kagum dan terpesona mendengarkan alunan lagu-lagu yang dibawakan tim orchestra SD Mumtaz. Merinding rasanya ketika perpaduan musik tradisional bergabung dengan musik modern dalam alunan lagu tanah air.

Menurut Dedy Firdaus, “Lewat sajian musik tradisional oleh para siswa SD Mumtaz dan tampilan drama oleh guru SD Mumtaz ini kami juga ingin mengangkat budaya bangsa Indonesia. Dalam tampilan dramanya, Bapak/Ibu guru mengenakan budaya batik sebagai simbol budaya bangsa. Selain itu hampir semua siswa SD Mumtaz sudah mengenal dengan baik alat musik tradisional. Terutama pernak-pernik gamelan. Bahkan 45% diantaranya sudah bisa memainkannya. Ini merupakan hasil dari ikhtiar kami dalam mengangkat budaya bangsa.”

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/21/sd-mumtaz-gelar-konser-gebyar-kemerdekaan-dan-tahun-baru-hijriyah/feed/ 0
Seru dan Bersemangat: Cerdas Cermat Quizizz Kebangsaan SD MUMTAZ https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/18/seru-dan-bersemangat-cerdas-cermat-quizizz-kebangsaan-sd-mumtaz/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/18/seru-dan-bersemangat-cerdas-cermat-quizizz-kebangsaan-sd-mumtaz/#respond Wed, 18 Aug 2021 06:03:16 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=718
Lomba cerdas cermat Quizizz Kebangsaan SD Mumtaz

Ada yang seru di SD MUMTAZ. Masih dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Republik Indonesia, 1000 siswa SD MUMTAZ mengikuti Lomba Cerdas Cermat Quizizz Kebangsaan, Rabu (18/0/21).

Daftar Isi

  1. Peningkatan Rasa Nasionalisme Siswa
  2. Fun Real Time Game

Koordinator pelaksanaan lomba SD Muhammadiyah 2 Taman, Dedy Firdaus, S.T, S.Pd, M,Pd mengatakan, “Rangkaian peringatan Tahun Baru Islam dan Peringatan HUT RI Ke-76 di SD MUMTAZ ini memang banyak. Selama ini kami sadar bahwa anak-anak sudah mulai jemu dengan kegiatan perayaan kemerdekaan yang itu-itu saja. Kami ingin membuat sesuatu yang membuat para siswa lebih tertarik dan bersemangat. Salah satunya lewat Lomba Cerdas Cermat Quizizz ini.”

Peningkatan Rasa Nasionalisme Siswa

Guru SD MUMTAZ memandu Lomba cerdas cermat dari sekolah

Dedy Firdaus menjelaskan para siswa saat ini suka sekali bermain game. Pemilihan aplikasi quizizz ini sebagai media lomba cerdas cermat dianggap tepat karena Quizizz merupakan web tool pembuat permainan kuis interaktif untuk digunakan dalam pembelajaran.

“Penggunaan Quizizz ini sangat mudah dan interaktif. Lebih lanjut, kami ingin meningkatkan rasa nasionalisme siswa di masa pandemi ini. Sebelum mengerjakan Quizizz para peserta lomba mengikuti teleconference zoom terlebih dahulu. Di situ siswa diajak mengenal lebih mendalam tentang wawasan kebangsaan lewat presentasi dan tampilan mini video. Baru kemudian para siswa mengikuti lomba cerdas cermat,” tuturnya.

Fun Real Time Game

Hariz Rizky Pratama dan Abiyyu Alden Abbasy Daniswara asyik mengikuti lomba Quizizz dari rumah masing-masing

Lomba Cerdas Cermat Quizizz yang diikuti oleh 1.000 peserta mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD MUMTAZ ini dibagi menjadi tiga level. Aulia Kholifatul Khasanah, S.Pd, selaku penanggung jawab acara mengatakan, “Ada 3 level cerdas cermat. Level 1 diikuti oleh siswa kelas 1 dan 2. Level 2 diikuti oleh siswa kelas 3 dan 4. Dan level 3 diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6. Ketiga level ini memiliki tingkat kesulitan yang berjenjang. Ada 20 soal yang harus dijawab dengan cepat dan tepat dalam lomba Quizizz yang kisi-kisinya berisi tentang sejarah kemerdekaan dan wawasan kebangsaan Indonesia.”

Aulia juga mengatakan, “Kalau biasanya anak-anak mengerjakan soal dengan materi seperti ini pasti merasa bosan. Namun dengan model Quizizz, mereka bersemangat. Anak-anak merasa tidak sedang mengerjakan soal. Perserta game merasa sedang bermain fun real time game atau seperti sedang mabar (main bareng) dengan teman-temannya.”

Pengumuman pemenang Lomba Cerdas Cermat Quizizz ini akan disampaikan saat Closing Event Perayaan Tahun Baru Islam dan HUT RI Ke-76, tanggal 21 Agustus 2021 mendatang. Rencananya dalam Closing Event yang juga digelar secara virtual itu akan ada drama pendek dari para guru SD MUMTAZ.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/18/seru-dan-bersemangat-cerdas-cermat-quizizz-kebangsaan-sd-mumtaz/feed/ 0
Blessing Project SD MUMTAZ: Dari Lomba Instagram sampai Upacara HUT RI Ke-76 Hybrid https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/17/blessing-project-sd-mumtaz-dari-lomba-instagram-sampai-upacara-hut-ri-ke-76-hybrid/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/17/blessing-project-sd-mumtaz-dari-lomba-instagram-sampai-upacara-hut-ri-ke-76-hybrid/#respond Tue, 17 Aug 2021 02:41:27 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=713
SD Muhammadiyah 1&2 Taman menggelar Upacara Bendera HUT RI Ke-76 Hybrid

Selasa (17/08/2021) SD MUMTAZ menggelar rangkaian perayaan HUT RI dan perayaan Tahun Baru Islam 1443 H secara bersamaan. Mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bernomor 0031/4297/SJ03 tentang Pedoman Teknis Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021, SD MUMTAZ melakukan kegiatan yang bertema Semangat Hijrah Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh ini, memanfaatkan teknologi informatika atau melalui media virtual.

Para peserta lomba Blessing Project antusias mengikuti berbagai ajang perlombaan melalui Instagram dengan mencantumkan hastag #sdmumtazsepanjang

Ketua Panitia Kegiatan yang bertajuk Blessing Project ini, Muhammad Fahmi Ilmi, S.Pd menjelaskan, “Secara teknis, kami mengarahkan seluruh peserta lomba untuk meng-upload kegiatan mereka melalui Instagram dengan mencantumkan hastag SD MUMTAZ. Lomba yang memiliki sasaran siswa TK dan internal SD MUMTAZ ini ada banyak kategorinya, antara lain: nasyid, senam, tartil, da’I cilik, sambung lagu, dan quizziz kebangsaan. Baik siswa SD MUMTAZ sendiri maupun siswa TK di sekitar Kabupaten Sidoarjo sangat antusias mengikuti lomba ini. Ada kurang lebih 272 peserta tercatat mengikui ajang perlombaan ini. Selain mencetak bibit-bibit berbakat, kami ingin mengajak para siswa dan warga SD MUMTAZ untuk lebih meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme.”

Rangkaian peringatan HUT RI ke-76 ini ditutup dengan Upacara Bendera Hybrid. Perwakilan Bapak/ Ibu guru SD MUMTAZ melakukaan upacara secara live dengan protokol kesehatan di halaman sekolah, sementara di saat yang sama siswa-siswinya mengikuti upacara melalui teleconference zoom meeting. Dalam sambutannya sebagai Pembina Upacara, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Taman, Rahadian Arif Rahman, S.S, M.AP mengatakan, “Telah 76 tahun bangsa kita meraih kemerdekaan. Kita semua tahu betul betapa beratnya perjuangan meraih kemerdekaan bangsa ini. Betapa pun beratnya tantangan dan kesulitan yang kita hadapi saat ini, kewajiban kita sebagai generasi bangsa adalah mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan terus belajar, berkarya dan berprestasi. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam rangka mengisi dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Antara lain menanamkan aqidah Islamiyah dan mengamalkan ajaran Islam dengan sungguh-sungguh dalam kehidupan kita sehari-hari.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Taman, Rahadian Arif Rahman, S.S, M.AP, memberikan sambutan dan pesannya pada Upacara Bendera HUT RI Ke-76

Di akhir sambutannya Rahadian berpesan pada semua peserta upacara agar di tengah pandemi ini harus tetap bersemangat untuk lebih kreatif dan menggali potensi serta bakat masing-masing, menjadi generasi sholih sholihah, generasi terbaik terbaik Bangsa Indonesia.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/08/17/blessing-project-sd-mumtaz-dari-lomba-instagram-sampai-upacara-hut-ri-ke-76-hybrid/feed/ 0
Isi Puasa Arafah dengan Kajian Online Idul Adha bersama Drh. Zainul Muslimin https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/19/isi-puasa-arafah-dengan-kajian-online-idul-adha-bersama-drh-zainul-muslimin/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/19/isi-puasa-arafah-dengan-kajian-online-idul-adha-bersama-drh-zainul-muslimin/#respond Mon, 19 Jul 2021 05:13:06 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=705
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo, dan Ketua Lazizmu Jawa Timur, Drh. Zainul Muslimin dalam Kajian Online Idul Adha

Senin (19/7/2021) SD Mumtaz mengajak seluruh warga sekolah mengisi ibadah puasa arafahnya dengan banyak beribadah dan belajar agama. Salah satunya dengan mengikuti kajian online idul adha, bersama Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo, dan Ketua Lazizmu Jawa Timur, DrH. Zainul Muslimin via Zoom Clouds Meeting.

Pak Zainul menyampaikan, “Di masa pandemi ini Idul Adha menjadi momen dan ibadah yang begitu penting. Karena lewat qurban inilah kita bisa saling berbagi pada sesama. Terutama bagi yang membutuhkan. Kita harus mengambil nilai keteladanan dari Nabi Ibrahim. Yang rela mengorbankan anaknya Ismail demi ketaqwaannya pada Allah. Idul Adha juga menjadi refleksi atas ketulusan Nabi Ibrahim terhadap perintah-perintah Allah SWT.”

Zainul Arifin juga menjelaskan bahwa momen Idul Adha di tengah pandemi tidak menyurutkan semangat untuk meningkatkan keimanan, dan kepasrahan kita pada Allah dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Idul Adha sendiri bagi umat Islam memiliki makna rela berbagi kepada sesama. Selain itu, hari raya Qurban ini dapat memperbesar rasa syukur dan pengorbanan umat muslim lewat penyembelihan hewan kurban, melatih untuk menjadi pribadi yang berjiwa besar dan bersabar, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat solidaritas kemanusiaan terutama saat pandemi.

Pada kesempatan ini, Ketua Lazizmu Jawa Timur ini juga menyampaikan bahwa Qurban yang dititipkan ke Lazizmu baik berupa hewan qurban dan dana akan disalurkan berupa daging rendang kalengan dan daging beku ke daerah 3T (Terluar, Terpencil, dan Tertinggal). Dan disalurkan ke 5106 anak yatim yang tersebar di Panti Asuhan di wilayah Jawa Timur.

Kepada seluruh siswa SD Mumtaz, Pak Zainul juga menyampaikan bahwa Idul Adha dapat memberikan dan membangun karakter anak-anak. Beliau menambahkan, “tidak ada syariat yang tidak bisa dikerjakan. Baik orang dewasa maupun anak-anak bisa ikut berpartisipasi dalam Qurban. Tidak ada yang tidak memiliki rezeki. Jika kita belum mampu berkurban, kita bisa berjuang melawan hawa nafsu kebinatangan dan meningkatkan keikhlasan berbagai kepada sesama manusia yang membutuhkan bantuan.”

Akhirnya, semoga melalui momen idul adha ini hubungan kita kepada Allah SWT semakin membaik dengan meningkatnya ketaqwaan, dan hubungan kita kepada sesama manusia juga semakin membaik pula, yang dibuktikan dengan semakin tingginya nilai kepedulian dan empati kepada sesama.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/19/isi-puasa-arafah-dengan-kajian-online-idul-adha-bersama-drh-zainul-muslimin/feed/ 0
Sambut Siswa dengan Drama Kolosal Si Coro secara Online https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/17/sambut-siswa-dengan-drama-kolosal-si-coro-secara-online/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/17/sambut-siswa-dengan-drama-kolosal-si-coro-secara-online/#comments Sat, 17 Jul 2021 04:43:39 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=696
Drama kolosal Si Coro, dalam MPLS Kelas 1 SD Mumtaz

Heboh dan seru Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kelas 1 SD Mumtaz. Meski dilakukan secara online, para siswa SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman sangat bersemangat. Karena guru-gurunya mencurahkan segenap hati dan kemampuannya dalam drama kolosal  berjudul Si Coro, lewat zoom meeting.

Pesan kakak kelas pada adik kelas, yang disampaikan dalam ceramah Erlangga Rizki Prasetiyo (6E)

Di awal kegiatan MPLS ini, Erlangga Rizki Prasetiyo, siswa kelas 6 SD Mumtaz memberikan ceramah kepada semua peserta zoom. Erlangga berpesan pada adik-adik kelasnya, “Meski pandemi, tak boleh menyurutkan semangat belajar. Walau setiap hari kita dihadapkan pada layar gadget, bukan berarti kita malah menjadi malas, atau malah seharian bermain game. Adik-adik, Rasulullah pernah menyampaikan sebuah hadits yang berbunyi tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin wal muslimat minal mahdi ilal lahdi, yang artinya menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim sejak dari ayunan hingga liang lahat.”

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Taman, Enik Chairul Umah, M.Si, M.Pd yang berbusana bak ratu peri

Pesan Erlangga ini diperkuat oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, Enik Chairul Umah, M.Si, M.Pd. Enik yang berbusana bak ratu peri mengajak anak-anak menari dan bernyanyi. Ia juga memotivasi dan mensugesti semua siswa SD Mumtaz, bahwa belajar online itu asyik.

Si Coro yang mengguncang dunia

Di kegiatan inti MPLS, para peserta tampak bersemangat dan konsentrasi ketika tiba-tiba muncul sosok Si Coro, tokoh drama kolosal yang diperankan oleh guru ismuba SD Mumtaz, Bapak Wildan Mucholladun, S.Pd. Si Coro yang diidentikkan sebagai virus corona menyerang dunia. Para siswa SD Mumtaz yang sedang belajar pun ikut diganggu oleh Si Coro. Semua orang takut dengan kehadiran Si Coro. Kemudian datanglah peri-peri cantik dari langit. Para peri yang diperankan oleh wali kelas kelas 1 SD Mumtaz ini berperang dengan Si Coro. Hingga akhirnya Si Coro pun musnah. Para peri ini juga berpesan pada semua peserta zoom agar tak boleh takut dengan Corona, harus berani melawan corona dengan mematuhi protokol Kesehatan 6M, memakai masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan,  menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup, serta menjauhi kerumunan.

Peri – peri MUMTAZ yang diperankan oleh wali kelas 1 SD Mumtaz

Melalui kegiatan MPLS ini, selain memperkenalkan lingkungan sekolah dan tenaga pendidiknya kepada siswa dan wali siswa, SD Mumtaz juga mengajak semua warga sekolah untuk makin taat beribadah, menjaga kesehatan diri, taat prokes, juga turut mensukseskan program pemerintah PPKM miko.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/17/sambut-siswa-dengan-drama-kolosal-si-coro-secara-online/feed/ 2
Flipped Classrom Solusi Pembelajaran Masa Pandemi https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/11/flipped-classrom-solusi-pembelajaran-masa-pandemi/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/11/flipped-classrom-solusi-pembelajaran-masa-pandemi/#comments Sat, 10 Jul 2021 18:17:00 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=691
Upgrading guru-guru SD MUMTAZ, Kamis (8/6/2021) hingga Sabtu (10/6/2021)

SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman, Sidoarjo melakukan upgrading pengelolaan flipped classroom pada guru-gurunya sejak Kamis (8/6/2021) hingga sabtu (10/6/2021). Dampak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) masih berkepanjangan dan sangat dirasakan dunia pendidikan. Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Arif Yuli Purwanto, ST, M.Pd mengatakan, “ SD MUMTAZ melakukan berbagai hal untuk mengembangkan kemampuan guru, khususnya dalam hal pengelolaan pembelajaran di situasi seperti saat ini.  Pemanfaat teknologi menjadi salah satu point penting untuk membantu agar proses pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan baik dan inovatif.”

Enik Chairul Umah, M,Si, M.Pd sedang menyampaikan materi Flipped Classrom pada upgrading guru-guru SD MUMTAZ

Pada pelatihan yang dipandu sendiri oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Taman, Enik Chairul Umah, M.Si, M.Pd ini dilakukan guna persiapan pembelajaran tahun ajaran 2021-2022. Enik menjelaskan ada banyak model pembelajaran di masa pandemi, antara lain BDR (Belajar Dari Rumah), PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), Blended Learning, dan Hybrid Learning. Semua model pembelajaran ini sudah dilakukan semua oleh SD MUMTAZ. Namun tak hanya berhenti di situ, SD MUMTAZ terus mencari formula yang lebih efektif untuk kelangsungan pembelajaran. Hingga muncullah konsep Flipped Classroom.

Bu Enik mengatakan, “Flipped Classroom adalah bentuk pembelajaran blended melalui interaksi tatap muka dan virtual atau online yang menggabungkan pembelajaran sinkronus dengan pembelajaran mandiri yang asinkronus. Pembelajaran sinkronus dilakukan secara real time di kelas. Siswa berinteraksi dengan guru dan teman sekelas serta menerima umpan balik pada saat yang sama. Sedangkan, pembelajaran asinkronus adalah pembelajaran yang sifatnya lebih mandiri. Konten pembelajaran bisa diakses melalui beberapa bentuk media pada platform digital Mumtaz Smart. Siswa dapat memilih kapan mereka belajar dan juga mereka dapat mengajukan pertanyaan di kolom komentar aplikasi Mumtaz Smart. Sedangkan, umpan balik akan diterima mereka tidak pada saat yang sama.”

Kepala sekolah SD Mumtas ini juga menjelaskan bahwa metode Flipped Classroom, dibagi menjadi tiga kegiatan yaitu, sebelum kelas dimulai (pre-class), ketika kelas dimulai (in-class) dan setelah kelas berakhir (out of class). Sebelum kelas dimulai, siswa sudah mempelajari materi yang akan dibahas. Dalam tahap ini kemampuan yang diharapkan dimilki oleh siswa adalah mengingat (remembering) dan mengerti (understanding) materi. Kemudian pada saat kelas dimulai, siswa dapat mengaplikasikan (applying) dan menganalisis (analyzing) materi melalui berbagai kegiatan interaktif di dalam kelas. Tahap selanjutnya adalah mengevaluasi (evaluating) dan mengerjakan tugas berbasis proyek (creating).

Pada kegiatan upgrading ini, guru-guru SD Mumtaz, baik guru kelas, guru mata pelajaran, guru BTQ, guru pendamping, hingga guru inklusi tidak hanya belajar secara teori. Mereka melakukan simulasi Flipped Classroom. Ada yang bertindak sebagai murid dan ada yang bertindak sebagai guru. Para guru ini belajar dan berpraktik mulai dari bagaimana memandu murid belajar secara mandiri di rumah, bagaimana mengelola PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas baik itu memandu diskusi, memberikan umpan balik dan refleksi yang efektif berorientasi pada peningkatan motivasi siswa, hingga bagaimana memandu siswa menyelesaikan tugas serta belajar lebih lanjut pada platform digital Mumtaz Smart.

Model pembelajaran Flipped Classroom ini digadang menjadi solusi yang terbaik saat ini. Rencananya  dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan yang ketat, setelah berakhirnya PPKM mikro, pembelajaran tahun ajaran 2021-2022 di SD Mumtaz dilakukan secara Flipped Classroom.

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/07/11/flipped-classrom-solusi-pembelajaran-masa-pandemi/feed/ 2
Silaturahim & Sosialisasi Profil SD MUMTAZ https://sdmumtaz.sch.id/2021/06/26/silaturahim-sosialisasi-profil-sd-mumtaz/ https://sdmumtaz.sch.id/2021/06/26/silaturahim-sosialisasi-profil-sd-mumtaz/#respond Sat, 26 Jun 2021 06:38:17 +0000 https://sdmumtaz.sch.id/?p=684
Calon siswa dan wali siswa kelas 1 SD MUMTAZ tahun ajaran 2021-2022 mengikuti zoom sosialisasi profil sekolah
Dari kiri: Rahadian Arif Rahman, S.S, M.Ap; Enik Chairul Umah, M.Si, M.Pd; Heni Dwi Utami, S.Sos, S.Pd

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Taman, Enik Chairul Umah, M.Si, M.Pd dan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Taman, Rahadian Arif Rahman, S.S, M.Ap bersilaturahmi dengan seluruh wali murid dan calon siswa kelas 1 SD MUMTAZ tahun pelajaran 2021-2022 pada hari Sabtu (26/6/2021) melalui zoom meeting.

Pertemuan yang diikuti oleh 205 calon wali murid kelas 1 ini, bertujuan untuk lebih mengikat bonding antara sekolah dengan murid, juga wali murid baru. Rahadian Arif Rahman, S.S , M.Ap menjelaskan, “SD MUMTAZ ini memiliki 3 program utama, yakni Islamic Value Implementation, good value academic, dan multi talent class.”

Di SD MUMTAZ pelaksanaan dan penerapan nilai-nilai Islami diwujudkan secara konsisten dalam proses pendidikan dan pembelajaran dalam rangka mewujudkan pemahaman yang menyeluruh, serta kesadaran sepenuhnya dalam melaksanakan ajaran Islam sesuai dengan Al Qur’an dan Al Hadits. Kemudian kualitas akademi yang bagus dilakukan dengan peningkatan prestasi dan kualitas pendidikan serta pembelajaran yang mengantarkan para siswa mencapai prestasi yang maksimal, yang mengembangkan budaya disiplin, etos kerja tinggi, serta semangat berprestasi seluruh warga sekolah.”

Rahadian menambahkan, setiap anak terlahir dengan bakat dan kehebatannya masing-masing. SD MUMTAZ menjadi sekolah multi talenta yang mengembangkan setiap bakat dan potensi siswa secara optimal untuk menjadi prestasi yang maksimal.

Pada kegiatan ini banyak calon wali murid yang mengajukan pertanyaan mengenai model pembelajaran tahun ajaran baru nanti. Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman, Enik Chairul Umah, M.Si, M,Pd menjelaskan, “Sekolah SD MUMTAZ sudah menyiapkan berbagai model pembelajaran, diantaranya adalah hybrid learning, atau perpaduan antara pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Hybrid ini menjadi solusi yang efektif dilakukan di masa pandemi ini. Namun, tentu saja kita tetap menyesuaikan dengan keadaan saat ini yang masih belum menentu. Keselamatan seluruh peserta didik dan seluruh warga sekolah menjadi prioritas utama.”

Penulis: Heni Dwi Utami

]]>
https://sdmumtaz.sch.id/2021/06/26/silaturahim-sosialisasi-profil-sd-mumtaz/feed/ 0