MumtazNews – SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan berwawasan lingkungan dengan pembelajaran aktif dan kreatif. Kali ini, siswa-siswa jenjang kelas 2, khususnya kelas 2C yang diampu oleh Syarifah Chusnah, S.Pd., menjalani proyek STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) yang menarik dan penuh makna dengan tema “Membuat Ecobrick dari Sampah Plastik”.

Proyek bertajuk “One Bottle, a Million Meanings: Turning Plastic Waste into Functional Creations” ini tidak hanya mengajak siswa memahami fenomena sampah plastik di sekitar mereka, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi bagian dari solusi.

Diawali dengan observasi lingkungan sekolah dimulai dari kelas, kantin, hingga halaman. Siswa diajak mengamati jenis dan lokasi sampah plastik. Mereka juga berinteraksi dengan berbagai pihak seperti teman, guru, wali murid, dan petugas kebersihan untuk memahami dampak dan tantangan pengelolaan sampah.

Melalui tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test, hingga Present, siswa belajar berpikir kritis dan kreatif. Mereka merancang solusi berupa ecobrick yaitu botol plastik bekas yang diisi padat dengan sampah plastik bersih dan kering hingga menjadi blok bangunan yang kuat dan fungsional.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar sains dan matematika secara nyata, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, kerja sama, dan kreativitas,” ujar Syarifah Chusnah, S.Pd., guru kelas 2C yang membuka kelasnya untuk diobservasi (open class) dalam rangka berbagi praktik baik pembelajaran.

Dalam proses pembuatan ecobrick, siswa menggunakan alat dan bahan sederhana seperti botol bekas, bungkus plastik kering, tongkat kayu, gunting, dan lem. Hasil karya mereka tidak hanya dinilai dari segi kepadatan dan kerapian, tetapi juga dimanfaatkan menjadi pot tanaman atau tempat sampah mini, menunjukkan bahwa sampah bisa disulap menjadi barang berguna.

Proyek ini juga mengintegrasikan berbagai mata pelajaran:

· Matematika: menghitung jumlah botol dan menyajikan data dalam tabel sederhana.
· Bahasa Indonesia: menyampaikan pendapat dan mempresentasikan hasil karya dengan bahasa yang santun.
· Seni Rupa: mendesain ecobrick dengan memperhatikan keindahan dan kerapian.
· Al-Islam: menanamkan nilai kebersihan dan kerja sama sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.

Tak hanya itu, kegiatan ini sejalan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam dimensi Gotong Royong dan Bernalar Kritis.

Syarifah Chusnah, S.Pd. menambahkan, “Kami ingin siswa sejak dini sudah memiliki kesadaran ekologis. Satu botol ecobrick yang mereka buat bukan sekadar tugas sekolah, melainkan langkah kecil yang bermakna besar untuk bumi.”

Di akhir proyek, siswa melakukan presentasi dan pameran mini ecobrick, menunjukkan kebanggaan dan pemahaman mereka terhadap proses daur ulang kreatif.

Dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan, SD Mumtaz membuktikan bahwa pendidikan STEM dapat diterapkan sejak dini, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Penulis: Indah Nurma Sari
Editor : ferredika

Sekolah Terbaik Untuk Generasi Terbaik!

Alamat

Gedung 1

Jl. Raya Bebekan No.269, Bebekan,
Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61257

Gedung 2

-

Contact Person

Info PPDB : 081247555524

Office : 0317881549

Social Media

sdmumtazsepanjang

Mumtaz Sepanjang

SD MUMTAZ SEPANJANG

sdmumtazsepanjang